Kandungan Asam Karboksilat
Dalam MInyak Zaitun (olive oil)
Minyak zaitun atau minyak Olive adalah minyak yang didapat dari buah
zaitun (Olea europaea), pohon tradisional dari basin Mediterania. Minyak dapat
digunakan untuk memasak, kosmetik, obat herbal, dan sabun, dan juga sebagai
bahan bakar untuk lampu minyak. Minyak zaitun dianggap sebagai minyak yang
sehat karena mengandung lemak tak jenuh yang tinggi (utamanya asam oleik dan
polifenol.
Fakta kandungan lainnya, tingkat sterol yang sangat tinggi, terutama β-sitosterol. Konsumsi sterol secara rutin dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Phyto-sterol dapat mengurangi kadar kolesterol total sebesar 10% sampai 15%.Minyak zaitun diakui sebagai salah satu minyak nabati sehat karena mengandung sedikit lemak jenuh. Selain itu minyak zaitun mengandung asam linoleat (omega-6) dan asam linolenat (omega-3) asam lemak esensial.
Minyak zaitun memiliki kalori yang tinggi. Namun, sangat kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) seperti asam oleat (18: 1) dan asam palmitoleic (16: 1) yang membantu menurunkan LDL atau "kolesterol jahat" dan meningkatkan HDL atau "kolesterol baik" dalam darah.
Adapun kandungan Asam Karboksilat minyak zaitun, sebagai berikut :
1.Asam Eloat /Asam Eloik
atau
Rumus kimia: CH3(CH2)7CHCH(CH2)7)COOH.
Asam lemak ini pada suhu ruang berupa cairan kental dengan warna kuning pucat atau kuning kecokelatan. Asam ini memiliki aroma yang khas. Ia tidak larut dalam air, titik leburnya 15.3 °C dan titik didihnya 360 °C.
2.Asam Palmitat
Dalam minyak zaitun terkandung pula asam palmitat
yang juga dikandung minyak kelapa.
3.Asam Linoleat (omega-6) dan Asam Linolenat (omega-3)
Asam
linoleat bersifat tidak jenuh, merupakan asam lemak omega-6, dan memiliki
rantai 18-karbon panjang.
Asam linolenat
merupakan asam lemak tak jenuh majemuk (polyunsaturated fatty acid,
PUFA) yang tersusun dari rantai 18 atom karbon. Salah satu isomer asam
linolenat, asam α-linolenat (ALA), adalah asam lemak omega-3.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar